Hadroh Gabungan dari Loano Meriahkan Harlah IPNU - IPPNU


Purworejo - PC IPNU - IPPNU Kabupaten Purworejo baru saja mengadakan peringatan HARLAH IPNU - IPPNU yang ke 60 dan 59. Acara yang berlangsung Minggu kemarin (2/3/2014) itu berlangsung meriah dengan berbagai macam pentas seni yang ditampilkan. Tidak ketinggalan, seni tradisional yang bersifat islami seperti Hadrohpun juga ditampilkan.

Hal ini seperti menjawab keresahan Bupati Purworejo, Drs. Mahsun Zain, yang dalam sambutannya mengatakan bahwa pelajar IPNU - IPPNU kurang tafaqquh fi dien. Selain itu Pak Bupati juga mengingatkan bahwa dalam berjuang pelajar NU tidak boleh kehilangan identitas.

"Kami memang memperjuangkan seni budaya yang bersifat islam seperti Hadroh ini tidak boleh ditinggalkan di IPNU-IPPNU. Ini membuktikan bahwa IPNU - IPPNU, walaupun terdiri dari pemuda dari berbagai golongan, masih tetap memegang kuat ciri khas Nahdliyyin", ungkap koordinator pementasan gabungan hadroh, M. Hidayatullah.

"Berjuang di IPNU adalah amanah. IPNU membawa nama besar yang kita banggakan. Nahdlatul Ulama.", tambahnya.

Gabungan Hadroh ini terdiri dari 40 penabuh rebana dari ranting-ranting se-Kecematan Loano. Selain Hadroh, juga ditampilkan Tari Saman yang bernuansa islami pada pembukaan HARLAH. -md
Lebih baru Lebih lama